Tugas Kedua

Nama : Tafwid Huda Eka Candra
No. Reg : 5115120362
Prodi : Pend. Teknik Elektro Reguler 2012
E-mail : tafwidsensei@gmail.com


Bacalah dengan seksama, lalu carilah perbaikan Ejaannya

"Perhatian, Tugas ini diambil dari Skripsi Tugas Pertama!!!"


TUGAS BAHASA INDONESIA KEDUA (PERBAIKAN EYD)
1. ...tetapi parameter-parameter dari uap kering yang merupakan outlet dari kolektor sulit untuk dikontrol.
Seharusnya, kata outlet dicetak miring menjadi outlet. (Halaman 5)

2. Pada mode ini injector airnya diletakkan di depan kolektor terakhir bertujuan untuk mengontrol suhu...
Seharusnya, kata injector dicetak miring, menjadi injector. (Halaman 5)

3. ...luapan air disirkulasi ke dalam loop kolektor dan dicampur dengan air...
Seharusnya, kata loop dicetak miring, menjadi loop. (Halaman 6)

4. ...impeller pompa berfungsi memberikan kerja kepada zat cair
Seharusnya, kata impeller dicetak miring, menjadi impeller. (Halaman 6)

5Energi inilah yang mengakibatkan pertambahan head tekanan, head kecepatan, dan head potensial pada zat cair yang mengalir secara kontinyu.
Seharusnya, setiap kata head dicetak miring, menjadi head. (Halaman 6)

6. Parabolic trough collector terdiri dari luasan kaca lengkung dengan konsentarasi sinar matahari ke titik api.
Kata konsentarasi menjadi konsentrasi(Halaman 7)

7. 2.1.3.2 Solar Collector
Seharusnya, judulnya pun bercetak miring, menjadi Solar Collector. (Halaman 7)

8. Pada solar boiler once trough mode, air dari preheater dipanaskan, dievaporasi, dan diubah menjadi uap kering melalui proses sirkulasi dari inlet sampai..
Seharusnya, kata inlet dicetak miring menjadi inlet. (Halaman 8)

9. Plant diasumsikan bersifat sistem linier, dalam bentuk persamaan keadaan, dan fungsi obyektif adalah fungsi kuadratik dari keadaan plant dan sinyal input kendali.
Seharusnya, kata input dicetak miring, menjadi input. (Halaman 16)

10. Salah satu kendala penggunaan metode LQR adalah pemecahan persamaan Riccati yang tidak mudah jika diselesaikan secara manual, karenaya dibutuhkan bantuan komputer..
Pada kata karenaya, kekurangan huruf n, dibuah menjadi karenanya

Tugas 2 (Perbaikan EYD Selesai)


Tugas Penalaran
Halaman 12 (Penalaran Deduktif)
Solar boiler adalah suatu suatu peralatan yang dapat dimanfaatkan untuk menyerap energi panas matahari dan energi panas tersebut diteruskan ke pipa-pipa yang berisi air sehingga terjadi peningkatan suhu dari air yang berada di dalam pipa tersebut.

Halaman 12 (Penalaran Induktif)
Respon sistem mencapai keadaan mantap ts (error 0%) sebesar 2216.5 detik. Sedangkan respon sistem dengan adanya gangguan, mencapai keadaan mantap ts(error 0%) sebesar 2223 detik. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengendalian optimal agar respon sistem menjadi lebih baik.

Halaman 13 (Penalaran Deduktif)
Energi fosil khususnya minyak bumi, merupakan sumber energi utama dan sumber devisa negara.

Halaman 13 (Penalaran Induktif)
Sementara itu, konsumsi energi terus meningkat sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Oleh karena itu diperlukan pengembangan dalam pemanfaatan dan penerapan sistem energi surya.

Halaman 13 (Penalaran Deduktif)
Sumber energi matahari adalah energi radiasi yang dipancarkan secara langsung dari matahari ke bumi, berupa energi thermal akibat temperatur permukaan matahari yang sangat tinggi. Energi matahari mempunyai beberapa keuntungan, yaitu bebas polusi (bersih dan ramah lingkungan), terdapat dimana saja, tersedia dengan cuma-cuma, intensitas ketersediaannya cukup besar dan bersifat terbarukan.

Halaman 13 (Penalaran Induktif)
Efektifitas pemanfaatan energi matahari secara langsung dapat ditingkatkan dengan menggunakan pengumpul-pengumpul energi, yang biasa disebut kolektor. Dengan konversi fotothermal, maka energi panas matahari dapat dimanfaatkan untuk memanaskan air.

Halaman 13 (Penalaran Deduktif)
Sebuah kolektor surya, yaitu suatu peralatan yang dapat dimanfaatkan untuk menyerap energi panas matahari dan energi panas tersebut diteruskan ke pipa-pipa yang berisi air sehingga terjadi peningkatan suhu dari air yang berada di dalam pipa tersebut. Dengan menggunakan alat semacam ini diharapkan penyerapan panas dari matahari semakin besar dan efektif sehingga dapat digunakan untuk pemanfaatan yang lebih besar.

Halaman 14 (Penalaran Deduktif)
Sistem kontrol merupakan sebuah sistem yang terdiri atas satu atau beberapa peralatan yang berfungsi untuk mengendalikan sistem lain yang berhubungan dengan sebuah proses. Pada sistem kontrol dasar, telah dikenal sistem kontrol proporsional, integral, dan diferensial. Dalam perkembangannya, ketiga sistem kontrol tersebut digabung menjadi satu, yaitu menjadi sistem kontrol Proporsional-Integral-Differensial (PID).

Halaman 14 (Penalaran Induktif)
Untuk mengendalikan sistem proses yang kompleks, seperti solar boiler ini, sistem kontrol PID mempunyai banyak kelemahan. Sistem kontrol PID hanya dapat digunakan untuk sistem proses yang linier, dengan satu masukan dan satu keluaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dikembangkan sistem kontrol yang lebih canggih, yaitu sistem kontrol optimal.

Halaman 14 (Penalaran Deduktif)

Sistem merupakan kombinasi dari beberapa komponen yang bekerja bersama-sama dan mempunyai suatu tujuan tertentu (Ogata, 1997:4). 

Tugas Penalaran Selesai

0 komentar: